February 12, 2016

Latar Belakang IMLA

Sejak masuknya Islam ke Indonesia dengan kitab sucinya Al-Quran, bahasa Arab sudah mulai dikenal dan dipelajari oleh masyarakat Indonesia. Hal itu dikarenakan bahasa Arab sebagai bahasa kitab suci Al-Quran dan bahasa ritualitas keagamaan yang wajib dipelajari agar bisa membaca Al-Quran dan menjalani ritualitas ibadah dengan benar.

Oleh karena itu, guru bahasa Arab telah ada di indonesia sejak ribuan tahun sebelum ada guru bahasa inggris dan bahasa asing manapun lainnya. Akan tetapi sampai penghujung abad kedua puluh belum ada organisasi yang menghimpun para pengajar bahasa Arab di Indonesia yang jumlahnya puluhan ribu orang. Padahal bahasa asing lain telah memiliki organisasi yang cukup mapan.

Dewasa ini, bahasa Arab sudah menjadi bahasa internasional yang diakui dan dipergunakan  oleh Persatuan Bangsa Bangsa. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi yang dipelajari oleh berbagai bangsa di dunia. Perkembangan ini menuntut profesionalisme dalam pembelajarannya yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Ketiadaan organisasi profesi bagi pengajar bahasa Arab menyebabkan pengajaran bahasa Arab berjalan di tempat, dan profesi pengajarnya pun tidak meningkat. Padahal perubahan zaman begitu cepatnya dengan perkembangan yang signifikan di berbagai bidang, terutama bidang informasi dan teknologi.

Oleh karena itu, profesi pengajar bahasa Arab sangat membutuhkan lembaga profesi untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme dan pedagogik, sehingga ada peningkatan karir dan kesejahteraan pengajar bahasa Arab, di samping peningkatan dalam pembelajaran bahasa Arab.